Seharusnya aku sudah bisa menduga ketidak-harmonisan hubungan mereka ketika ayah Chie meninggal dunia. “Jay, pinjam kamarnya.”
Jay hanya tersenyum, matanya masih terpejam. Video bokep “Jay, pinjam kamarnya.”
Jay hanya tersenyum, matanya masih terpejam. Perasaan yang hilang saat aku terpaksa menarik keluar batang kemaluanku dan menyemburkannya di atas perut gadis-gadis itu. Menjentikkan jemarinya memanggil saat aku tergopoh-gopoh memungut rokok mahalku sambil menggerutu. Karena bagiku Chie tak lebih dari sekedar bunga mawar yang jingga di antara kumpulan bunga-bunga mawar merah di kebunku. “Maaf, Ray.”
“Hanya maaf?” Gertakku sambil mengguncang kerah bajunya. “Maaf, Ray.”
“Hanya maaf?” Gertakku sambil mengguncang kerah bajunya. Huh? Aku bukanlah seorang bodoh yang tak bisa membedakan perawan dengan tante-tante.




















