Sudah lama sebenarnya aku bosan dengannya. Sampai-sampai sempat aku berpacaran dengan 2 wanita lain sekaligus ketika aku berpacaran dengannya. Bokep Aku merasa sudah tidak tahan lagi. “Hey, kenapa lo?”
“Hhh, nggak apa-apa,” jawabku sambil berusaha berdiri dan menegak-negakkan badan. Bule-bule itu minum dan tertawa, ditemani wanita mereka yang tidak kalah menggelikannya. Ada apa sebenarnya dengan dirinya? Entah kapan ia mengambil kunci wrenglerku. Di Carport. Ternyata tidak. Ia sendiri kemudian mengambil duduk di bangku kanan dan mulai mengemudi. Hanya beberapa kalimat “Black Label double” pernah kuucapkan sebagai komunikasi nyata antara aku dengannya.Malam itu malam minggu. Tempat ini sejarah bagiku. Entah mengapa aku tidak dapat lepas darinya.Kalau aku tidak bertemu dengannya, tidak ada sama sekali rasa kehilangan atau kangen atau apalah namanya.













