Sore hari setelah pulang kerja, Rikky menyuruhku berhias diri dan setelah itu kami berangkat menuju tempat yang dijanjikan sebelumnya, rupanya Rikky mengantarku ke sebuah hotel berbintang.Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 20.00 malam. “Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang- hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih. Bokep Aku mulai bertanya-tanya, sejak kapan suamiku mulai gemar minum- minum arak.Selama ini aku tidak pernah melihatnya seperti ini. Suatu sore saat Rikky belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama Johan berkunjung ke rumah. “Besok kamu ikut aku menemui Johan”, ujarnya lagi, sambil mencium keningku lalu berangkat tidur.




















