Ci Debora mengetahui hal ini dari Murti sendiri yang memandang Ci Debora sebagai wanita yang sabar, bijaksana dan dewasa. Bokep perlahan berubah menjadi Murti yang liar, sifat liar yang seakan ditularkan dari ci Debora — meracuni pikiran Murti yang semula begitu bersih dan polos. Adik Ci Debora hanya diam saja karena shock melihat keganasan cicinya — apalagi dengan sesama jenis! Dan mulailah ia mengocok-ngocoknya batang kemaluan adiknya itu dengan tangan kanannya yang sudah dilumasi air ludahnya sendiri. Ternyata, apa yang dilihat adiknya adalah sesuatu yang menakjubkan namun juga membuatnya sedikit shock: sebuah kamar yang cukup luas — dengan seluruh dinding ditutupi bahan kedap suara berwarna pink.




















