Kuraba-raba badannya sambil mulai kuciumi mukanya. Aku udah dapat tubuhmu” kataku agak sinis karena yakin dia sudah telanjur keenakan.Dia memandangku dengan tatapan tajam. Bokep Lalu aku mengendorkan ikat pinggangnya dan membuka kancing bajunya. “Kamu coba deh kulum punyaku juga, asyik loh”Lalu kami saling mengulum. Aku persilakan dia. “Iya, tapi aku kan lupa, nomorku udah sering ganti” Lalu aku menyebutkan nomorku. Aku berdebar-debar menunggu reaksinya. “Udah, gimana kalo aku putusin dia, kamu seneng?”
“Sebenarnya nggak perlu segitu, asal kamu mau nyediain waktu buat aku, aku udah seneng kok”Setelah lama diam, dia bicara lagi.“Li, kamu mau kan nangani lagu-lagu baruku buat album besok?” Sambil menepuk pundaknya, aku menjawab.




















