Ia duduk di kursi depan, dan aku duduk disampingnya di kursi pengemudi. Iya deh kalau gitu, sekali lagi makasih ya. Bokep Terus bhannnn!”Aku pun tidak memedulikan teriakannya. Jangan deh, takut ngerepotin…”“Enggak kok, kebetulan rumah ku di Cinere. “Anggap aja aku bayar utang budi karena kamu sudah membantu aku….” Begitu kata-katanya untuk membujukku.Aku pun luluh dan menerima tawarannya.bett memersilahkan aku masuk ke dalam rumahnya. Aku capek aja, lagi banyak masalah, pas mau pulang eh mobil malah mogok. Ternyata bett menyiapkan kondom untuk pertempurannya denganku. Ditambah aku memang orang kepercayaan Pak rakka. “Anggap aja aku bayar utang budi karena kamu sudah membantu aku….” Begitu kata-katanya untuk membujukku.Aku pun luluh dan menerima tawarannya.bett memersilahkan aku masuk ke dalam rumahnya.




















