nggakok,” jawab aku terbata-bata.Terasa tangannya yg lembut membelai wajahku, kucium aroma yg menyegarkan yg dapat membuai pria.“Kamu harus nurut sy, kalo ngga sy hukum lebih berat,” kata-katanya sambil mulai memasangkan hood (topeng yg menutupi seluruh kepala ketat dgn satu-satunya lubang yg tersedia hanyalah tepat pada lubang hidung saja).Kepalaku terasa digencet helm fullface baru, lebih sesak, jantungku berdetak kencang dlm kebutaan aku dikagetkan Jane yg cekatan memborgol tanganku kebelakang badan. Bokep mmmhhhh,” jawab Jane sambil geleng-geleng.Tp apa daya aku sdh berjalan keruang sebelah utk bersantai beberapa saat sambil membayangkan benda-benda yg belum kupakai diruangan tersebut bila diriku dlm posisi seperti Jane sebagai seorang “Slave”.Mungkin masih banyak kekurangan dlm cerita ini karena cerita diatas merupakan fantasiku yg bersumber dari VCD, aku akan berusaha lebih baik lagi dlm berfantasi agar lebih baik di kemudian hari.Aku mengharapkan




















