Kedua orangtuaku sangat ingin cepat-cepat memiliki cucu dariku. Bokep Cairan yang keluar dari vagina Nadia bercampur sedikit dengan darah.“Da..sorry tadi gue keluarin di dalem..”ujarku“Nggak apa-apa kali,..kalo nanti gue bunting,,bapaknya ni anak kan elo” jawab ida. Gimana?” balas ida.Ida mulai menaikan pinggulnya dan menurunkan celananya. Apalagi saat Nadia menempelkan bibirnya ke ujung kepala penisku dan menghisapnya pelan..,,“Udah…udah…”ujarku sambil mencoba menarik penisku keluar dari mulut Nadia,Tak lama setelah itu kerasakan sesuatu keluar dari penisku, tidak dapat lagi kutahan. Sejenak kupikir untuk melepaskan penisku dari dalam vagina Nadia. Semua yang selama ini tertutup kain baju ataupun celana sekarang jelas terlihat dihadapanku, pinggul ida lumayan besar, pantatnya montok dan yang membuatku sangat bahagia dalah vaginanya yang tidak memiliki bulu sedikitpun.“Sering cukur neng?” tanyaku“Nggak juga sih,..gak tau kenapa,, bulunya lama numbuh” jawab ida.Ida menarik kepalaku mendekati vaginanya yang




















