Setelah kuketahui jati dirinya, saya tutup map itu dan memandangnya tajam.Laras memandang pandanganku dengan berani meskipun tetaplah sopan. Saya kurang suka dengan Laras ini sebab tubuhnya sangat langsing meskipun susunya terlihat cukup montok untuk tubuh selangsing dia.Setelah dia tidak demikian canggung bicara denganku, saya mulai menempatkan jebakanku, kutawari ia untuk merokok. Bokep “Apakah pacar Laras juga tinggal di Bandung?”
“Tidak Pak, pacar saya berada di Jakarta.”
“Oh, maka dari itu Laras kepengen kerja di Jakarta ya?” Laras sekali lagi mengangguk dan tersenyum manis.“Apakah ini pacar Laras yang pertama atau mungkin terlebih dulu sudah seringkali berpacaran?”
“Sering Pak, namun semua sudah putus sebab nggak pas.”
Saya tersenyum dan ajukan pertanyaan sekali lagi, “Selama berpacaran, apa sajakah yang dikerjakan oleh Laras?”
“Maksud Bapak bagaimana ya?” Laras balas ajukan pertanyaan. Dengan agak gemetar, ia berdiri dan mulai membuka bajunya satu persatu,




















