Dan benar, “Crot.. lantas apa tujuan Kalian menipu Aku..?” tanyaku marah sekali. Bokep clup.. Setelah semuanya selesai, aku pindahkan mayat itu ke lemari penyimpanan sambil berharap mudah-mudahan besok malam aku bisa ‘memakai’-nya lagi untuk memuaskan birahiku. Kudorong maju mundur dengan pelan, terasa nikmat sekali. Aku masih merasa jijik dengan darah yang keluar dari keningnya. Kok Kamu tidak ingat sih..? Ya sudah, pokoknya aku sudah menikmati tubuhnya. Pikirku lagi. Dan dengan satu kali sentakan kutembakkan rudalku ke liang ajaib itu. Setelah mayat itu terbaring dengan posisi yang menurutku bagus di ranjang itu, segera kulucuti semua pakaian yang kukenakan. Karena aku yakin tidak akan ada lagi, orang yang akan masuk ke ruangan itu, apalagi semua pintu dan jendela sudah terkunci rapat-rapat, maka dengan bergegas kubuka pengait BH-nya.




















