Masih ada dua rute lagi harus kami jalani untuk sampai ke pulau Tarakan. “Mau makan di mana?” “mau nemenin ?” tanyaku “mmmm…besok kali ya…” “sekarang aja deh…..” “eh…kalo sekarang ngobrol dulu” katanya ngajarin, (kan lebih tua) “uh kelamaan ngobrol kapan akrabnya!” “kan nggak enak ngobrol di telepon…” “kesini dong” “eh ke kamar?” “iya” “Waduh…” “kenapa takut?” “enggak gak enak aja kalo ketemu temen di lantai dua” aku diam sebentar, aku yakin ana baru berpikir keras. Bokep Dan setelah menyelesaikan dua landing terakhir hari ini, sampai juga kita di Tarakan. dan kejadian juga yang kedua sekali lagi aku tak mampu bernapas dadaku sesak kandung kemihku serasa dibetot-betot….(namanya juga ngentot….)
But
No body perfect at last…
di puncak kenikmatan yang teramat sangat ini pejuhku terasa bagaikan air bah dari dam yang dijebol dinamit….




















