Vera hanya tersenyum kecil.Aku punya kok kado buat kamu… Kata Vera, Tapi kamu harus tutup mata. Bokep Terdengar desahan nafas Vera yang memberat saat aku menarik tubuhnya agar semakin dekat dengan tubuh aku. Tanya Vera sambil tersenyum dan mencubit perut aku. Ia hanya tersenyum. Hmm, gak tau. Vera tidak berhenti melenguh sambil menoleh kekanan dan kekiri. Dengan cepat aku pun menutup mata karena penasaran dengan kado apa yang akan ia berikan. Aku pun akhirnya tahu bahwa ternyata Vera memiliki nafsu yang cukup tinggi. Tanpa membalas pesan tersebut, aku lanjutkan saja permainan game aku. Aku gak mau ah kalau gak pake kondom… Tanya Vera. Setelah duduk di atas kasur aku, Vera mengeluarkan piring kertas dari dalam tasnya, dan segera memotong kue yang ia bawa.











