Angga memang hebat. Bokep Mereka sudah menyerah menghadapi aku yang hampir setiap hari pulang pagi. Beberapa teguk Martell membuahkan hasil juga. Aku benci semua orang! Kristian pacarku dengan setia berada disisiku. Devi yang selalu membanggakan orang tua. Saat itu aku sampai orgasme sebelas kali waktu making love dengannya! Lalu aku naik ke atas tubuhnya dan duduk tepat diatas penisnya. Sedangkan dia tinggi dan besar. Aku jadi sering mimpi buruk dan makin sulit membedakan mana mimpi dan kenyataan. Aku sendiri pun menyesal menyadari kondisiku sekarang. Kami perang mulut selama beberapa saat.Kemudian Angga mengakhirinya dengan berkata, “Enak aja menghinaku! Cewek yang sudah tidak utuh lagi! Aku menjadi tenang dan damai. Sungguh kejam!Aku jadi berangan-angan ingin kembali ke kehidupan lamaku dimana aku belum mengenal narkoba.

