“Iya Pak saya juga ingin beristirahat dulu”.Kami pun berhenti di Pom tersebut. Bokep Tapi aku lihat wajah atasanku ini yang memelas. “Ah engga Mah, kok tumben mamah pakaiannya begitu?” Tanya suamiku heran.Memang waktu itu aku hanya memakai tengtop warna abu dan belum memakai blazer dan kerudung. Meskipun demikian, aku selalu menjaga kepercayaan suamiku dan tidak pernah menodai perkawinan suci kami. Dikamar aku menelepon suamiku dan ngobrol dengan anak ku. Ahh cape juga perjalanan tadi, batinku. Mana suamimu, saya pengen ngobrol dulu dengan dia ” jawabnya. “Sama-sama Pak. Langsung aku bangun dari tempat tidurku dan memakai blazerku kembali. Cukup lama aku menjilat kontolnya, kemudian dia merenggangkan kakiku. Bertubuh agak gemuk dan tingginya seperti suamiku. Awalnya aku agak menolak karena teringan suamiku yang ada di rumah, tapi lama-lama aku menikmati cumbuannya dan membalas ciumannya.




















