Mama menyadari keteganganku lalu bertanya. Bokep Tanganku bergetar gugup, menyadari kemungkinan mama melaporkan aksiku dan ayah memarahiku. Aku diam. Pintu pun terbuka dan mama muncul sambil memangilku.Turun Uda, makan dulu.Gak laper mah.Mama mendekati dan menyentuh punggungku. Gak usah mengharap belas kasih Uda.Mama tentu tak mengetahui kalau aku menguping pembicaraannya dengan ayah tadi. Aku sungguh menikmati yang telah terjadi hari ini. Ngerti mah?Tapi Uda kan anak kita yah.Emang kenapa? Kudekati mama, kupeluk dari belakang sambil kupegang susu mama. Itu masalah mama. Namun kuputuskan untuk turun mengendap-endap. Apa yang kamu lakukan? Ku diamkan sambil mendengar isak tangis mama. Aku pun berdiri dan kutatap mama.Sebelum mama beres-beres, isep dulu kontol Uda mah!Bukannya menjawab, mama hanya diam terpaku menatapku.




















