Namun bagaimanapun, aqu sebagai sekretaris ya harus profesional juga, sepanjang rapat aqu pun selalu mencatat apa yg harus kucatat. Sesekali aqu juga menjadi sasaran cambukan Pak Ahmad bersama Bu Melinda. Bokep dan tak lama, kemaluan Pak Jeffry di mulutku juga menyemprotkan lahar panas. Lalu muncullah orang yg tak asing lagi yg wajahnya sering muncul di berbagai media, ketua salah satu partai besar di tanah air. lampu padam dan lift berhenti bergerak.“Aaww…!” Nia menjerit kecil, ia panik memeluk lenganku.Aqu juga kaget, tapi dapat segera menguasai diri kembali.“Jangan panik…jangan panik…bapak ibu, hanya gangguan kecil saja!” kataqu seperti pramugari menenangkan penumpang, “Bang Yadi, tolong tekan tombol daruratnya, keliatan ga?” aqu minta bantuan Yadi yg berdiri dekat tombol lift.“Udah Mbak, tapi gak tau alarmnya mati juga, kita tunggu aja!” balasnya.Semenit….dua menit….tiga menit….masih belum terjadi apa-apa, lift masih




















