Hari ini sudah hampir 2 bulan sejak cebit berakhir. Bokep Aku hanya merintih, dan memohon supaya dia memulai permainan sesungguhnya. Aku hanya bisa mengucapkan terima kasih dan memberikan sebuah ciuman di pipinya sebagai ucapan selamat malam.Keesokan harinya kami bertemu kembali di tempat parkir dan langsung saling bertegur sapa.Hanya saat ini Bagas berani mengusap rambutku dan bertanya apakah aku bisa tidur semalam.Hal seperti ini yang sudah lama kurindukan, satu sisi hatiku mengingatkanku kepada papa tiriku sedangkan satu sisi hati yang lain menginginkan sesuatu yang lebih dari dia.Mungkin dari segi umur, aku sadar bahwa aku lebih menyukai pria yang matang dan berumur. Pertama kali aku agak malu, tetapi kemudian aku bahkan duduk di pangkuannya. Berat rasa hati mendengar semuanya itu.Kalau waktu bisa berhenti berputar, membiarkan aku bersama Bagas tetap bersama.




















