Nakim agak terkejut, jelas sekali ia tak menyangka dgn apa yg ku ucapkan.“tapi,mas..”,jwb Nakim ragu2.“ga apa2, udah gede, biar tahu caranya”,sahutku dgn nada dewasa.Nakim mengangguk pelan. Kulihat ia berusaha menutupi rasa malunya dgn merapikan posisi duduknya menjadi bersila.“ga apa2,kim..mas juga dulu gitu”,ujarku santai.Nakim pun tersenyum lagi dan mengangguk pelan.Selanjutnya kuciptakan obrolan akrab agar dia tak grogi, skalian mengorek kebiasaan serta berapa besar ketertarikan Nakim trhadap yg namanya seks.Sengaja kuselipkan sosok istriku dalam obrolan utk melihat respon si Nakim. Bokep Sambil memberi selimut, kukedipkan mata kepada istriku sambil beranjak keluar.“aku ke kamar mandi duluan ya,ma”,suaraku agak lantang mengiringi langkahku menuju pintu kamar. Aku pun mengedipkan mataku agar Nakim bisa kembali rileks. Baru kemudian kembali ke kamar dan tidur.Selang seharian aku tetap berangkat kerja seperti biasa sehingga blm sempat menanyakan kesan dan komentar Nakim atas




















