Aku tidak menyalahkan pengemis-pengemis yang mencari rezeki dengan mengemis, tapi sekali lagi, aku lebih kagum pada anak itu. Bokep Dia menjual, bukan mengemis. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Siapalah aku, aku hanyalah tiang listrik yang mengadu nasib di jalan raya.,,,,,,,,,, Ketika hujan datang, aku membasah. Polos sekali. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Adakah yang lebih tabah dari aku? Dingin kota ini makin terasa. Dia benar-benat ulet. Aku sudah terbiasa seperti ini. Itu cuma dugaanku. Kita ke sana!” Salah satu anak berambut keriting mengajak anak laki-laki itu ke suatu tempat.




















