Aku ingin sekali..“Nia pakai baju apa sekarang?”, aku bertanya lagi.“Pakai daster warna merah muda.., Mas pakai apa”, Nia balik bertanya.“Ehmm.. Hari itu sebenarnya adalah jadwalku untuk kembali masuk ke kantor, namun aku belum juga datang.Siang tadi Tania telah berulang kali menelphone HP-ku, namun tidak aktif. Bokep Mas, teruss..”, Nia semakin tidak sabar menuggu kelanjutannya sambil jemari tangannya membelai-belai lehernya sendiri, mengikuti fantasiku. pelan sekali.. masuk.. Mungkin karena telah seminggu ini kami tidak berjumpa, sehabis kejadian malam yang indah di dalam kemacetan Jakarta itu.Sedang apa dia sekarang? Awan hitam berarak menutupi cahaya bulan, mencegah Raja Malam itu menerangi muka bumi. Ia tak tahan lagi. Ke ketiaknya yang mulus tak berambut. Tania kelihatan gemas sekali merasakannya.Lalu tangannya beringsut kearah belakang pungungnya, mencoba meraup kejantananku itu.“Hmm.. belum kok, Nia belum ngantuk..”, jawab Nia sedikir berbohong.“Kenapa..?”, tanyaku




















